Fanfic IS chapter 1 part 3
Ichika akhirnya berhasil menghindar dari kejaran mereka didekat pinggiran pantai, Ichika pun duduk di bangku yang jaraknya tidak jauh darinya. Sambil beristirahat dan meminum air isotonik dari tas nya ia membayangkan bagaimana selanjutnya nanti.
"Kurasa mereka akan lupa dengan sendirinya" Sambil menghela nafas karena kecapekan. Ichika memang sudah mengenal betul sifat ke lima teman nya, tidak heran karena sudah berteman sejak kelas 1, terutama dengan Houki dan Lin Yin yang notabene adalah teman masa kecilnya dulu.
"Ahh, aku lupa lihat dimana kamarku tahun ini!" Ichika mengingat kembali sesuatu yang terlupakan, mengenai kamar hunian nya nanti. Ichika pun kembali berdiri dan pergi melihat papan pengumuman nya lagi, sampai akhirnya ia melihat sesuatu yang aneh di pesisir pantai dekatnya.
Ada tas besar dan seseorang yang mengenakan jaket vest warna merah dengan kaos warna hitam didalamnya, Ichika penasaran dan mendekati orang itu, kelihatan nya dia pingsan.
"Ehh, kau tidak apa-apa?" Ichika berusaha menyadarkan orang itu dan akhirnya orang itu tersadar dengan mengeluarkan suara pelan.
"Air…" Dia meminta tolong pada Ichika.
"Tapi jangan air laut, setidaknya kalau ada Cola atau Morning Rescue lebih baik" Tambahnya lagi.
"Hah? Morning Rescue itu apa?" Tanya Ichika dengan kebingungan.
"Sering-seringlah lihat iklan TV kau anak muda" Dengan cepat orang itu menjawab.
"Yah, kalau Cola atau Morning Rescue atau-apa-itu-entahlah aku tidak punya, tapi kalau kau mau-" Ichika memberikan air minum nya dan dengan cepat disambar oleh orang itu.
"Ahh, AKU HIDUP KEMBALI!" Setelah meminumnya orang itu kembali bersemangat dan berteriak. "Air isotonik ya? lumayanlah" tambahnya mengomentari minuman yang diberikan Ichika.
"Ehh, ngomong-ngomong aku ada dimana ya?" Dengan lugunya orang itu bertanya lagi pada Ichika sambil memandang sekelilingnya.
"Kau berada di Infinite Stratos Academy, tempat dimana kamu dilatih untuk memiloti Infinite Stratos" Ichika menjawab sambil mejelaskan.
"Ahh, IS Academy ya. Jauh juga aku hanyut ya?" Balas orang itu dengan santainya sambil membereskan tas besarnya yang basah.
"Hanyut?" Tanya Ichika bingung.
"He eh, gara-gara hari itu aku tergelincir sewaktu menyeberangi sungai deras di hari hujan waktu itu. Yah, itu memang kesalahanku sendiri nekad menyeberangi sungai waktu itu" Orang itu menjelaskan alasan kenapa dia bisa terdampar.
"Kau ini, semacam pengembara ya?" Tanya Ichika lagi yang kelihatan nya mulai tertarik dengan cerita orang ini.
"Lebih tepatnya backpacker!" Pertegas orang itu.
"Kalau dugaan ku benar, kau pasti Orimura Ichika kan?" Tanya orang itu pada Ichika.
"Darimana kau tahu?" Dengan sedikit terkejut Ichika bertanya balik.
"Meeh, meskipun aku ini seorang backpacker, tapi aku tetap bisa mencari informasi melalui media TV dan Internet, terutama kau yang disebut-sebut sebagai pilot IS pria pertama didunia, jadi tidak heran bila beritanya heboh!" Orang itu menjawabnya dengan jelas sekali alasan nya.
"Jadi, kenapa kau ini jadi pengembara?" Tanya Ichika lagi setelah mendapatkan jawaban yang jelas sebelumnya.
"Itu. Rahasia" Balas orang itu. "Ngomong-ngomong, bagaimana agar aku bisa pergi dari sini?" Tanya nya lagi pada Ichika.
"Yah, kau bisa keluar dari sini melewati monorail yang ada disana" Ichika menunjukan stasiun monorail sekolahnya yang terhubung dengan daratan lain disebelahnya.
"Baiklah, kalau begitu besok aku akan pergi dari sini" Seraya orang itu sudah mengeluarkan isi barang-barangnya yang basah.
"Eh, kenapa?" Tanya Ichika lagi.
"Jangan bilang 'Ehh, kenapa?', aku bukan murid disini jadi aku tak punya hak untuk menetap disini. Yah, sampai besok pagi" Jawab tegas lagi orang itu.
"Tapi kenapa harus besok?" Tanya Ichika lagi.
Orang itu menjawab lagi dengan nada yang agak jengkel karena ditanyai terus oleh Ichika. "Apa kau tidak lihat jam berapa sekarang? Tambah lagi apa kau tidak lihat barang-barangku? Semua kacau!".
"M-Maaf kalau begitu" Ichika sedikit menunduk minta maaf.
"Tidak usah minta maaf" Jawab orang itu kali ini dengan santai. "Ini sudah terbiasa kok" Tambahnya lagi. "Pasti rasanya sulit ya beradabtasi dengan laki-laki setelah sering bersosialisasi dengan perempuan terus?" Orang itu menanyai Ichika.
"Yah, jujur sebenarnya sih iya. Tapi setidaknya aku punya banyak teman disini" Sambil malu-malu sedikit Ichika menjawab.
"Kau pasti punya banyak teman-teman yang baik disini. Yah, kalau kau pintar bergaul" Balas orang itu lagi. "Oh iya, ini botol minum mu, aku berhutang budi satu padamu" Orang itu mengembalikan botol minum Ichika sambil mengangkat jari telunjuk kiri nya dan beranjak pergi.
"Ehh, kau sudah mau pergi sekarang?" Heran Ichika karena sebelumnya orang itu berkata akan pergi besok pagi tapi sudah bersiap-siap untuk pergi.
"Bodoh, aku cuma mau pindah tempat. Kalau aku mendirikan tenda dipinggir pantai nanti bisa kena air pasang!" Jawab jelas lagi orang itu sambil pergi mencari tempat aman.
"Hei, kalau boleh tahu siapa namamu?" Teriak Ichika dari kejauhan.
"Namaku Shinji Sanada!" Balas orang itu yang ternyata bernama Shinji Sanada. "Suatu hari nanti pasti kita akan bertemu lagi!" Lanjutnya lagi.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda