Fanfic IS chapter 1 part 2
Sesampainya disana terlihat sangat ramai, banyak murid lain nya yang juga penasaran dengan kelas hunian mereka selanjutnya, ditambah lagi juga karena mereka masih membawa barang-barang mereka.
"Ahh, maaf-maaf" Sambil berdesakan Ichika melewati kerumunan para perempuan disana disertai dengan sesakan dari dada mereka secara tak sengaja menempel dimukanya yang membuat Ichika kelihatan malu-malu tapi senang tapi tidak dengan ke-tiga teman nya yang lain dengan tampang geram.
Sampai didepan papan pengumuman, keadaan masih ramai, sambil berdesakan Ichika mencari namanya dan teman-teman nya yang lain dimana kelas mereka sampai akhirnya dia bertubrukan dengan seseorang yang ia kenal juga, Charlotte.
"Charlotte?" Kaget Ichika melihatnya.
"Oh hai, Ichika" Sambil menyapa Charlotte berdesakan dengan murid lain nya.
"Kau sudah menemukan kelas mu?" Tanya Ichika.
"Sudah, aku berada di kelas 2-1, tapi aku belum lihat nama mu" Jawab Charlotte.
"Tak apa-apa, aku akan cari sendiri" Balas Ichika. Charlotte pun pergi dari keramaian itu, seraya melihat papan kelas nya Ichika mencari namanya dan nama teman-teman nya yang lain.
2-1
Cecilia Alcoot
Charlotte Dunois
Fang Lin Yin
Houki Shinonono
Ichika Orimura
Laura Bodewig
"Wah, ternyata semuanya berada di satu kelas!" Dengan senang Ichika memandang nama kelasnya. Akhirnya ia kembali melewati kerumunan orang lagi dan menemui tiga teman nya lagi yang ternyata sudah ada Chralotte dan Laura bersama mereka.
"Bagaimana?" Tanya Houki.
"Kita semua berada di satu kelas! Kelas 2-1" Jawab Ichika.
"Hee, benarkah? Baguslah!" Lin Yin dengan senang mendengarnya sambil melompat.
"Kalau begitu, mohon bantuan nya untuk tahun ini ya" Charlotte menunduk hormat pada mereka.
"Dan juga kuharap kau tidak melakukan 'hal bodoh' lagi seperti tahun lalu" Laura berbicara sambil memandangi Ichika dengan tajam.
Karena pembicaraan Laura itu teman-teman nya yang lain jadi membayangkan sewaktu mereka kelas 1 bersama Ichika, terutama saat Ichika melakukan 'hal bodoh' pada mereka.
"Y-Yah, itukan cuma masa lalu, jadi tidak usah dipikirkan" Dengan gugup dan merasakan tanda bahaya Ichika menyiapkan kuda-kuda untuk lari.
Seraya mengingat perbuatan Ichika dendam api kesumat pun mulai membara kembali pada ke lima teman nya.
"ICHIKA!"Marah mereka berlima.
"Sudah kuduga pasti ada yang begini!" Ichika berlari sambil menghindari barang-barang yang dilempari mereka.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda