Minggu, 19 Juli 2015

Fanfic IS
Chapter 2 part 1

Chapter 02
Aku ingin pergi dari sini!

“Apa-apaan ini!” Kesal Shinji ketika dia dihadapkan oleh beberapa murid yang duduk disana.

“Nah semuanya, hari ini kita kedatangan murid baru. Namanya-“ Chifuyu memperkenalkan Shinji kepada murid-murid disana tapi terpotong oleh omongan kesal Shinji.

“Jadi kau yang menculik ku kemarin ya?” Shinji memandangi Chifuyu dengan dengan marah seraya mengingat kejadian sebelum diculik.

Flashback

Shinji sedang memancing di sungai dengan santainya, meskipun ia kelaparan sore itu ia tetap bersabar untuk menunggu ikan memangsa umpan nya untuk dijadikan makan malamnya. Sambil berdengung ria Shinji memandangi pancingan nya. Sampai akhirnya dia diculik.

Shinji mendengar suara, seperti suara mesin pesawat, tapi tidak sedekat itu dalam pikiran nya. Ia melihat ke langit, tapi kosong. Akhirnya Shinji tidak mempedulikan suara itu lagi, ia lebih fokus kepada pancingan nya.

Tanpa disadarinya ada yang datang diam-diam dibelakangnya. Sesuatu yang tertutup oleh bayangan, besar dan sepertinya bersayap, seperti sayap pesawat kecil mendekatinya. Tepat sebelum orang misterius itu menyentuhnya, ia langsung terbang menerjang Shinji dan menangkapnya.

“GAH! Apa-apaan ini?!” Kaget Shinji setelah ditangkap, ia berusaha untuk melawan, tapi orang misterius itu memasukan karung ke kepalanya dan mengikatnya kuat-kuat.

“LEMHPHSKN AKH!” Shinji meronta-ronta ingin melepaskan diri sambil berteriak, tapi sayang tidak ada orang yang melihatnya ataupun menolongnya ditengah hutan saat itu. Akhirnya orang misterius itu membawa Shinji terbang entah kemana.

Return

“Jangan ngomong yang tidak sopan pada gurumu!” Chifuyu tidak peduli ocehan Shinji dan malah memarahi balik.

“Siapa peduli? Kau bukan guru ku! Dan juga aku bukan murid disini!” Balas kesal Shinji pada Chifuyu.

“Ooh, tapi tidak dengan sekarang!” Sambil tersenyum licik Chifuyu menunjukan suatu dokumen yang sepertinya berhubungan dengan surat masuk.

“Berdasarkan surat masuk edaran pemerintah daerah Jepang, dengan ini menyatakan Shinji Sanada, dinyatakan sebagai MURID IS ACADEMY!!!” Shinji membaca surat itu dan kaget melihat bagian akhirnya.

“Yang bertanda tangan dibawah ini, Wali: Orimura Chifuyu!” Lanjut kagetnya lagi.

Langsung saja para siswi dikelas itu mulai membisiki siapa dia itu sebenarnya.

“Dia ini kenalan nya Chifuyu-sensei ya?” Bisik siswi yang duduk ditengah pada teman sebelahnya.

“Tapi dia bilang wali?” Bingung salah satu siswi lain nya.

“Apa dia ini satu keluarga dengan Orimura?” Siswi yang paling ujung kanan bertanya pada teman didepan nya.

“Hei Ichika, apa dia ini sepupumu?” Tanya teman sebangku Ichika.

“Y-yah, sebenarnya dia-“ Dengan agak ragu Ichika menjawab, tapi terpotong oleh suara kekesalan Shinji pada siswi yang menanyai Ichika.

“Tentu saja buk-“ Tepat sebelum Shinji selesai bicara dia langsung ditampar Chifuyu dijidatnya sampai terjatuh.

“Yah, sebenarnya, dia adalah anak dari teman dekatku yang juga kebetulan adalah pilot IS juga. Dia menitipkan anak nya disini karena keunikan nya yang bisa menaiki IS, karena itu aku mau menjadi wali nya” Bohong Chifuyu kepada murid-murid disana.

“Ehh? Aku baru tahu ternyata kamu...” Penasaran Ichika yang percaya saja pada perkataan kakak nya.

“Tentu saja ti-” Kesal Shinji lagi, tapi tepat sebelum selesai bicara Chifuyu langsung menginjak Shinji yang terjatuh dilantai.

“Yah, dia sifatnya memang seperti ini, jadi harap dimaklumi” Lanjut bohong Chifuyu lagi.

“Oh iya, aku lupa memberitahu nama dia, namanya adalah Shinji Sanada, ayo beri salam kau!” Sambil menunjukan Shinji yang masih kaku di injaknya, Chifuyu menyorotkan mata jahat padanya.

“N-Namaku Shin-ji Sanada, salam kenal...” Sambil dalam keadaan sakit terinjak dan terpaksa Shinji memperkenalkan dirinya.

“Bagus!” Chifuyu langsung tersenyum dan membangunkan kembali Shinji.

“Kau duduk disebelah sana nanti” Chifuyu lalu menunjukan kursi kosong yang ada dibelakang Lin Yin.

“Ehh?! Aku tidak mau!” Lin Yin tidak setuju Shinji duduk didekatnya.

“Apa masalahmu lagi, gadis twintail? Soal celana dalam itu lagi?” Tanya Shinji dengan agak jengkel juga melihat Lin Yin lagi.

“Bukan hanya itu! Tapi KARENA AKU MEMANG TIDAK SUKA ORANG SEPERTI KAU!” Lin Yin dengan marah meneriaki Shinji.

“Yah, kalau orang lain tidak suka, aku mau pindah tempat duduk yang juga jauh darinya” Jawab Shinji dengan nada malas adu mulut.

“Baiklah kalau begitu, meskipun aku tidak tahu apa permasalahmu dengan nya” Balas Chifuyu sambil memegang kepalanya karena pusing.

“Yurika! Kau bisa pindah tempat duduk dikursi kosong itu?” Chifuyu menunjuk murid yang duduk dipaling pojok belakang untuk pindah.

“Baik, sensei” Murid itu menuruti permintaan Chifuyu dan pindah tempat duduk.

“Nah, kau bisa duduk dengan tenang disana sekarang, ada yang bisa kubantu lagi?” Tanya Chifuyu pada Shinji.

“Ya, kapan aku bisa bebas dari penjara ini?” Dengan nada agak kasar Shinji menjawab.

“Tepat setelah kau lulus dari tempat ini, sekarang pergilah ketempat dudukmu!” Chifuyu menutup pertanyaan Shinji seraya memaksanya untuk duduk.

“2 tahun lagi, ini gila” Kesal Shinji dalam hati sambil pergi ketempat duduknya dengan sangat terpaksa di ikuti dengan seluruh murid yang memandanginya terus.

“Kalau begitu aku serahkan sisanya padamu, Yamada-sensei. Dan maaf semuanya bila sambutan nya tidak cukup hangat tadi” Setelah menunduk pamit Chifuyu langsung pergi meninggalkan kelas itu.

“Kalau mau sambutan yang hangat, bawakan flamethrower saat kesini!” Bisik kesal Shinji sendirian.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda