Fanfic IS
Chapter 2 part 2
Kelas pun kembali tenang, meskipun sebagian ada murid-murid yang memperhatikan Shinji terus, Shinji tidak peduli dengan perhatian mereka, meskipun dia membaca buku pelajaran tentang IS yang diberikan oleh Chifuyu dengan muka cemberut dan malas.
Yamada-sensei pun tidak bisa berbuat banyak terhadap murid barunya ini, dia hanya bisa terdiam melihatnya apa yang sedang Shinji lakukan.
Sampai beberapa saat Shinji mengangkat tangan kanan nya dan berdiri.
“Aku mau ke kamar kecil” Shinji dengan datar meminta izin kepada Yamada-sensei didepan nya.
“Ehh, iya. Silahkan” Dengan malu-malu dan agak takut Yamada-sensei mengizinkan Shinji keluar.
Shinji pun keluar ruangan sambil dipandangi oleh murid lain nya, tapi ia tetap tidak mempedulikan nya.
Sampai didepan pintu Chifuyu sudah berdiri disana bersiap menjaga ketat Shinji.
“Mau kemana kau?” Tanya Chifuyu pada Shinji.
“Aku mau ke kamar kecil, memang tidak boleh ya?” Jawab jengkel Shinji pada Chifuyu.
“Jaga omongan mu itu!” Dengan sedikit marah Chifuyu membentak Shinji.
“Memangnya aku ini tahanan penjara ya?” Keluh protes Shinji.
“Kalau kau tidak mau ke WC sebaiknya kau kencing saja dicelana” Seraya Chifuyu memperingatkan Shinji dengan sedikit nada mengejek.
Shinji pun dengan pasrah pergi ke WC dengan pengawalan Chifuyu.
Shinji merasa bahwa dia berada di akademi ini seperti tahanan penjara kelas kakap yang dijaga super ketat pengawasan nya.
Sesampainya di kamar kecil Chifuyu menunggu diluar, Shinji ternyata memang ingin buang air kecil, meskipun ia agak merasa aneh ketika masuk ke kamar kecil yang hanya ada untuk perempuan.
Sambil buang air kecil, Shinji bertanya sama Chifuyu mengapa ia dipaksa masuk IS academy.
“Oi, sensei!” Teriak Shinji dari dalam WC memanggil Chifuyu.
“Panggil aku Chifuyu-sensei, ada apa?” Chifuyu menyahut panggilan Shinji sambil mengoreksi nama panggilan nya.
“Chifuyu-sensei, kenapa kau segitu ingin nya aku berada disini?” Tanya Shinji kali ini dengan sangat serius dan dalam.
“Karena kau bisa menaiki IS” Jawab Chifuyu.
“Selain itu? Pasti ada alasan yang lain selain itu” Lanjut Shinji bertanya.
“Karena... Aku tidak ingin kau dimanfaatkan oleh pemerintah saja” Jawab Chifuyu dengan serius juga.
“Hah?” Bingung Shinji mendengar jawaban Chifuyu.
“Aku hanya tidak ingin bila dunia mengetahui kalau ada pengguna IS laki-laki kedua di dunia ini atau, kau akan bernasib hampir sama seperti dia” Chifuyu memberikan alasan nya mengapa ia menahan Shinji.
“Dia? Maksudmu si Ichika?” Tanya Shinji siapa yang dimaksud dengan ‘dia’.
“Ya” Jawab Chifuyu singkat.
“Heh, hanya itu saja?” Shinji membalas jawaban Chifuyu dengan enteng nya sambil menutup kembalik celana nya karena sudah selesai buang air kecil, tapi ia tetap berdiam diri didalam WC untuk berbicara lagi dengan Chifuyu-sensei.
“Kenapa kau tetap tenang saja mendengarnya?” Chifuyu dengan rasa agak cemas menanyai Shinji.
“Sebenarnya, kalau kau dari awal sudah membiarkan aku pergi dari sini, aku sudah baik-baik saja” Jawab Shinji.
“Kenapa? Kau ingin mencoba pergi lagi dari sini?” Chifuyu mulai berhati-hati dengan ucapan nya bila Shinji ingin melarikan diri.
“Sebenarnya iya, tapi ada satu hal yang kau perlu sadari” Shinji berkata jujur ingin melarikan diri sekaligus memberitahu sesuatu pada Chifuyu.
“Satu kesalahan yang kau buat adalah menulis nama ku didalam surat masuk siswa tadi, itu berarti sama saja artinya memberitahu pemerintah bahwa aku ada disini” Shinji menjelaskan.
“Tidak perlu khawatir soal surat itu, itu hanya surat daftar palsu yang kubuat” Jawab Chifuyu agak mulai tenang.
“Apa? Cih, ternyata kau licik juga ya!” Kaget dan kesal Shinji mendengar penjelasan Chifuyu.
“Aku akan lakukan apapun agar kejadian itu tidak terulang lagi! Walaupun harus berbohong sekalipun” Seraya Chifuyu bersumpah karena kejadian yang telah menimpa Ichika dulu.
“Meeh, sampai segitunya kah kau ingin menjaga aku? Sampai-sampai harus berbohong demi kebaikan orang lain” Heran Shinji dengan santai pada Chifuyu.
“Dengar ya, meskipun kau berusaha untuk menjagaku, aku akan baik-baik saja meski tanpa pengawalan!” Sambung nya lagi.
“Apa itu? Semacam alasan untuk melepaskan diri lagi? Kau tidak tahu apa-apa tentang pemerintah!” Chifuyu memperingatkan Shinji.
“Lantas, kenapa sampai sekarang aku tidak tertangkap oleh pemerintah saat ini?” Shinji mempertanyakan alasan Chifuyu lagi.
“Karena... Itu...” Chifuyu sudah kehabisan kata-kata untuk menahan Shinji di IS Academy.
Setelah itu Shinji keluar dari kamar kecil sambil memperingatkan Chifuyu dengan nada agak menakut-nakuti.
“Selain itu, kalau ada seseorang yang berani atau sengaja menghalangi jalanku, aku tidak akan segan-segan untuk menghajarnya” Seraya Shinji menutup topik permasalahan itu, tanpa berkata apa-apa Chifuyu langsung membawa Shinji kembali ke kelasnya.
Kembali ke kelas, guru dan murid-murid disana kembali belajar seperti biasanya, sampai akhirnya Shinji kembali setelah buang air kecil kelas kembali diam dan langsung memandanginya.
Shinji pun kembali duduk dikursi pojokan nya dan heran kembali melihat mereka yang kembali terdiam dan terus memandanginya.
“Bisakah kita belajar dengan normal? Aku ini bukan papan tulis tahu!” Kesal Shinji karena dipelototi terus.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda