Minggu, 19 Juli 2015

Fanfic IS
Chapter 2 Part 5
Sesampainya di salah satu gedung yang luas di dekat stadion, Shinji masuk ke ruang penyimpanan Infinite Stratos. Ada banyak benda seperti kotak lemari besi raksasa berjejer rapi di dalam ruangan itu, mungkin jumlah nya sekitar ribuan unit, termasuk dengan IS khusus didalamnya. Shinji pun berjalan menuju kotak besi yang ada didekatnya, tapi tepat sebelum Shinji membuka kotak nya, ia melihat Ichika berserta Houki, Lin Yin, Cecilia, Charlotte dan Laura sedang memperhatikan IS mereka masing-masing. Beruntung karena tidak ketahuan dengan cepat Shinji langsung bersembunyi di balik kotak besi itu sambil mendengar pembicaraan mereka yang sepertinya sesuatu yang berhubungan dengan dirinya.

“Kenapa kamu kelihatan nya memperhatikan orang itu?” Kedengaran Shinji dari agak jauh terdengar suara Houki bertanya pada Ichika.

“Benar, ada apa denganmu sebenarnya? Apa kau mau jadi orang mesum seperti dia?” Lanjut Lin Yin sambil kesal memikirkan Shinji.

“Tapi, dia itukan pilot IS laki-laki ke-dua di dunia, apa dia tidak merasa senang karena itu?” Charlotte lanjut bertanya dengan penasaran.

“Mungkin saja, melihat ekspresi wajahnya yang tidak senang seharian ini” Cecilia merespon pertanyaan Charlotte.

“Apapun itu, menurutku dia hanya salah satu pembangkang di sekolah ini” Laura mengutarakan pendapatnya mengenai Shinji.

“Hinalah aku sebisa mungkin karena mulai siang ini kalian tidak akan melihat muka ini!” Bisik kesal Shinji sendirian mendengar pembicaraan mereka.

“Jadi kenapa? Ichika?” Tanya mereka ber-lima langsung pada Ichika.

“Dulu... Sewaktu aku pertama kali menyadari bisa menaiki IS, aku sempat berpikir apa cuma aku sendirian yang bisa menaikinya?” Jawab Ichika sambil mengingat waktu pertama kali menaiki IS. “Awalnya, sewaktu aku pertama kali bertemu dengan nya kupikir dia hanyalah orang yang kesasar saja” Lanjut Ichika. “Tapi setelah melihatnya hari itu menaiki IS, aku jadi merasa yakin, bahwa aku tidak sendirian di dunia ini” Ichika mengingat ketika Shinji menaiki IS nya. “Karena itulah, aku ingin mencoba untuk dekat dengan nya, sesama laki-laki yang bisa menggunakan Infinite Stratos!” Jawab lanjut Ichika dengan penuh harapan.

“Mencari teman ya, memang nya kami ini masih kurang ya?” Houki yang masih bingung dengan maksud Ichika menanyainya lagi.

“Yah, sejujurnya, aku memang agak kesepian karena tidak punya teman yang sebaya” Jawab Ichika dengan agak sedih. “Karena itu, aku senang ketika dia ternyata masuk ke sekolah ini, meskipun sebenarnya dia tidak suka” Lanjutnya lagi.

“Sayangnya aku tidak punya waktu untuk menemanimu” Bisik Shinji sendirian lagi.

Bel masuk kelas berbunyi, mendengar suara itu Ichika dan teman-teman nya pun langsung beranjak kembali ke kelas. Melihat kesempatan itu Shinji langsung keluar dari persembunyian nya dan membuka kotak besi didekatnya tadi.

Didalamnya hanya IS buat latihan tanpa senjata, tapi Shinji tidak peduli asalkan IS itu bisa membawanya pergi dari sini. Shinji memasangkan IS itu kebadan nya, tapi tepat setelah selesai memasangnya alarm gedung itu berbunyi. Dari seluruh isi akademi itu terdengar suara sirine dan siaran hologram screen muncul di setiap tempat, di layar itu tampak Chifuyu-sensei yang terlihat sangat marah.

“Kurang ajar, pintar juga dia!” Kesal Chifuyu-sensei sendirian disemua layar itu didalam ruang keamanan.

“Perhatian untuk semua murid dan guru-guru yang ada disini! Bila kalian melihat Shinji Sanada dihadapan kalian segera ditangkap!” Chifuyu-sensei mengumumkan semua orang untuk menyergap Shinji. “Sekali lagi, bila kalian melihat Shinji Sanada segera ditangkap!” Chifuyu mengulang lagi pengumuman nya.

Mendengar peringatan itu Shinji langsung terbang dengan IS ‘curian’ nya meninggalkan gedung itu. Dari kamera CCTV didekat gedung penyimpanan IS itu Chifuyu-sensei melihat Shinji yang sedang terbang kabur dari sana dan langsung memberikan pengumuman lanjutan.

“Dia ada disekitar gedung tempat penyimpanan IS! Bagi siapa yang berada dekat disana harap segera menaiki IS kalian dan tangkap dia, aku akan memberikan izin untuk pergi keluar akademi!” Chifuyu-sensei memperingatkan lagi.

Ichika dan teman-teman nya yang tak jauh dari gedung itu mendengar pengumuman itu dan melihat Shinji yang terbang keluar dari sana. Ichika bimbang untuk memikirkan apa dia harus menghentikan Shinji atau membiarkan nya saja.

“Bagaimana, Ichika?” Tanya Houki pada Ichika yang masih berpikir.

”Kalau kau membiarkan nya, kau bakal tidak punya teman sebaya lagi” Lanjut Cecilia.

“Selain itu, bila dia tertangkap oleh pemerintah, nanti bakal jadi masalah baginya sendiri” Laura langsung memberikan kesimpulan nya.

Sejenak memikirkan apa yang harus dilakukan, Ichika akhirnya membuat keputusan nya.

“Baiklah, kita kejar dia!” Jawab Ichika.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda