Minggu, 19 Juli 2015

Fanfic IS
Chapter 2 Part 8
Shinji langsung terbangun disuatu ruangan, terlihat ada banyak tempat tidur dengan nuansa berwarna putih semua, ditemani dengan langit sore dijendela ruangan itu. Shinji sedang berada diruangan UKS IS Academy.

“Cih, mereka berhasil menangkapku ya?” Kesal Shinji seraya mengingat kejadian sewaktu ia berusaha melindungi para pejalan kaki itu. Tepat saat itu Chifuyu-sensei datang dengan membawa keranjang buah segar, dengan agak terkejut ia melihat Shinji yang sudah sadar.

“Cepat juga kau sembuhnya” Dengan agak terkejut Chifuyu-sensei melihat Shinji bangun seraya menaruh keranjang buahnya dimeja dekat tempat tidur Shinji dan duduk didekatnya.

“Kau menang sekarang, apa kau sudah puas?” Kesal Shinji yang sepertinya tidak senang dikunjungi oleh Chifuyu-sensei.

“Tindakanmu itu sangat baik, tapi terlalu semberono, mengorbankan diri demi melindungi orang-orang dengan mengorbankan nyawa? Beruntung Energy Shield IS mu itu menyelamatkanmu” Chifuyu-sensei tidak peduli dengan omongan Shinji dan malah membicarakan tindakan Shinji siang tadi. Terdiam sebentar Shinji langsung menjawab dengan serius tapi sedikit sedih.

“Aku memang tidak mempedulikan diriku sendiri” Jawab Shinji.

“Menurutku terlalu egois bila kau bertindak hanya untuk dirimu sendiri tapi tidak dengan orang lain” Lanjut Shinji.

Chifuyu-sensei langsung terkesan mendengar perkataan Shinji yang cukup mendalam.

“Aku mengerti perasaanmu” Jawab Chifuyu-sensei halus tapi tenang.

“Sebenarnya, aku melakukan backpacking untuk mencari tujuan hidupku” Dengan nada sedih kali ini Shinji memberitahu alasan mengapa dia mengembara.

“3 tahun sudah aku pergi dari rumah, tidak melanjutkan pendidikan SMP, bertahan hidup dialam, malah mungkin terkadang aku melakukan kejahatan, semua hanya untuk kepentingan diriku sendiri!” Lanjut Shinji dengan rasa penyesalan pada dirinya sendiri.

“Tapi setidaknya, aku ada belajar banyak hal selama itu, arti dari persahabatan, arti dari bertahan hidup, arti dari rasa suka cita, arti dari kesedihan, dan masih banyak hal lain nya yang telah kupelajari” Lanjutnya lagi seraya mengingat pengalaman nya.

“Jadi, kau mengembara hanya untuk itu?” Tanya Chifuyu-sensei.

“Ya, tapi aku kembali menyadari tadi, apa yang lebih penting, diriku sendiri atau orang lain? Maka aku akan menjawab demi orang lain!” Balas Shinji.

“Apa yang sudah kulakukan! Kalau saja bukan karena keegoisanku tadi, pejalan kaki itu dan semua orang yang ada disini tidak akan celaka!” Lanjut Shinji lagi dengan rasa penyesalan yang makin mendalam.

“Tidak, sejujurnya ini memang semua salahku” Chifuyu-sensei merasa bersalah pada Shinji.

“Kalau saja aku tidak memaksamu masuk ke akademi ini semua akan baik-baik saja” Lanjut Chifuyu-sensei seraya meminta maaf.

“Tidak, aku mengerti maksud anda sekarang” Dengan nada sopan Shinji merasa sungkan menerima permintaan maaf Chifuyu-sensei.

“Kalau menurut anda bila aku berada di akademi ini bisa memberi keselamatan bagi orang lain, aku akan melakukan nya” Lanjut Shinji dengan rasa optimis ingin masuk kembali ke IS Academy.

“Kau... Yakin?” Dengan rasa terkejut Chifuyu-sensei mendengar perkataan Shinji.

“Ya, aku akan belajar IS disini!” Dengan sungguh-sungguh Shinji menjawab sambil mengancungkan jempol kanan nya.

“Begitukah, baguslah kalau begitu” Hela nafas lega dengan tenang Chifuyu-sensei mendengar jawaban Shinji.

“Tapi kali ini, aku akan memasukan namamu kedalam data resmi sebagai kadet pilot IS” Lanjut Chifuyu-sensei dengan santai.

“Yah, apapun itu terserah, asal aku bisa diterima disini!” Semangat Shinji mendengarnya.

“Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu, sekaligus mengisi data penerimaan muridmu” Chifuyu-sensei langsung berdiri seraya mengakhiri pembicaraan nya dan langsung pergi keluar dari ruangan UKS.

Shinji yang senang mendengarnya dengan bersemangat mengambil apel merah dari keranjang buah yang diberikan Chifuyu-sensei dan memakan nya dengan lahap, seraya berharap cepat sembuh.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda