Fanfic IS chapter 1 part 5
Melipat kembali tendanya, dan memasukan kembali barang-barang nya kedalam tas besarnya Shinji sudah bersiap untuk pergi.
“Tinggal pergi ke stasiun monorail itu” Sambil berjalan menuju stasiun Shinji ngomong sendiri. Sesampainya di stasiun sesuatu yang menghalangi kepergian Shinji datang.
[MONORAIL SEDANG DALAM PERBAIKAN]
“GAH! KENAPA PADA SAAT-SAAT BEGINI!” Teriak kesal Shinji melihat tanda pengumuman hologram yang tertera disana.
“Kalau aku berenang menyeberang kesana, tapi aku tidak kuat” Sambil memandang air laut didekatnya Shinji berpikir untuk pergi dengan berenang tapi tidak jadi.
“Baiklah, kalau begitu aku pergi berkeliling saja dulu” Shinji pergi meninggalkan stasiun monorail seraya berharap setelah selesai berkeliling monorail nya sudah diperbaiki.
Jalanan yang tadinya banyak siswi perempuan kini menjadi sepi. Tidak heran karena sekarang lagi jam belajar, Shinji pergi mengelilingi pulau akademi itu entah berapa kali sudah, sampai akhirnya dia mencoba untuk memasuki salah satu gedung akademi itu, lebih tepatnya stadion olah raga.
“Meh? Ini seperti, stadion sepak bola atau bagaimana ya?” Shinji bingung melihat bagian lapangan nya, kira-kira sebesar lapangan sepak bola, di ke empat ujung jalan masuknya seperti ada terowongan landasan pesawat tempur, tapi kelihatan kecil untuk sebuah pesawat.
Penasaran ingin melihat apa didalamnya Shinji langsung melompat ke arah landasan didekatnya. Terowongan landasan itu tidak terlalu panjang, sampai akhirnya di ujung jalan Shinji melihat sesuatu, seperti baju tempur bersayap, berdiri disana, ternyata itu Infinite Stratos.
”Wow, jadi ini ya Infinite Stratos itu?” Kagum Shinji sambil menyentuh IS tersebut. Shinji terus memandangi IS itu sampai mengelus-elusnya dengan detail, sampai akhirnya dia mulai iseng memakai IS itu yang-entah-punya-siapa.
“Orang-orang bilang IS tidak bisa dikendalikan oleh laki-laki kecuali si Ichika itu, jadi kurasa tak apa-apa kalau hanya mencoba pakai saja!” Dengan santainya Shinji memasangkan IS kebadan nya, tapi apa yang dipikirkan Shinji tidak sesuai karena tiba-tiba saja baju tempur itu terpasang dengan sendirinya di seluruh badan Shinji.
“Ehh, apa?” Panik Shinji ketika mesin IS itu mulai terpasang dibadan nya.
“Hebat! Ini apa aku yang benar-benar bisa memakai IS atau orang-orang itu berbohong laki-laki tidak bisa memakai IS?” Shinji dengan senang sekaligus terkejut menanyai dirinya sendiri karena bisa memakai IS.
“Tapi aku tidak punya hak untuk memakai IS ini terlalu lama” Shinji yang agak tidak peduli dapat mengendalikan IS berupaya melepaskan diri dari IS tersebut tapi sayangnya Shinji tidak mengerti cara melepasnya.
“Kenapa ini?” Shinji dengan agak panik menarik bagian tangan kirinya tapi tidak mau lepas, dilanjutkan dengan bagian kakinya juga tapi tidak mau lepas juga.
Shinji yang berputar-putar bingung dan panik karena tidak bisa lepas dari IS itu akhirnya menemukan solusinya. “Ah benar juga! Bagaimana kalau aku minta tolong dengan salah satu murid atau guru yang ada disini?”
Shinji pun dengan cepat berlari keluar dari stadion untuk mencari bantuan, tapi akhirnya dia tersadar kalau IS itu bisa terbang. “Kenapa aku capek-capek berlari kalau benda ini bisa terbang?” Shinji memegang kepalanya seraya baru sadar berpikir.
“Sekarang, bagaimana caranya membuat benda ini terbang ya?” Bingung Shinji sambil menoleh sayap IS nya, sampai akhirnya jet sayapnya menyala sendiri.
“Waow!” Shinji agak kaget setelah melihat jet sayapnya menyala.
Tapi karena Shinji masih tidak begitu mengerti mengendalikan IS itu akhirnya ia terbang tanpa terkendali. “WAH!!! TOLONG AKU!!! LEPASKAN AKU DARI BENDA INI!!!” Sambil terbang tak terkendali Shinji berteriak minta tolong.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda